suara banal rihanna lenyap
berganti bisikan lirih mandy yang
memanggil sang kekasih untuk
pulang. pada rihanna, syair di atas
terdengar meluncur dari seorang
perempuan dengan rasa percaya
diri segudang dalam kesiapan
untuk memahami, menghapus
jarak, dan melenyapkan jurang
perbedaan. pada mandy, apa
yang terdengar adalah perasaan
perih ketika melihat sang kekasih
meringkuk dalam sepi di puncak
keterhempasan yang gersang,
dan, karenanya, dia membuka
tangan untuk memeluknya
kembali. bukan hanya agar
dengan itu sang kekasih
dilegakan dan dipulihkan rasa
percaya dirinya, namun justru
karena hanya dengan
memeluknyalah sang perempuan
dapat meredakan keperihan
hatinya sendiri atas penderitaan
sang kekasih.
ibu kami yang di sorga
dikuduskanlah namamu,
berpendarlah keagunganmu,
terbentanglah gaun cintamu,
menyelimuti sorga dan bumi.

hidangkanlah pada hari ini makanan yang secukupnya;
peluklah kami dalam cinta
agar senantiasa dimampukan untuk memaafkan orang yang menyakiti kami;
naungi kami agar tak sejengkalpun bersisian dengan segala yang
menjebak maupun yang melukai.

karena padamulah segala keindahan,
kehangatan yang menghalau sepi,
dan gairah pemeliharaan abadi.
amin.
****

setelah pernah terpukau berbulan-bulan oleh mandy moore lewat lagu
:only hope:, saya
beruntung berkesempatan menyaksikannya lagi melalui video clip :umbrella: yang saya unduh dari
yahoo!music dengan menggunakan piranti lunak realplayer.

saya lumayan terkejut: bukan cuma karena lagu yang dipopulerkan rihanna ini tergolong masih baru
dan masih duduk di tangga teratas dalam deretan lagu terpopuler di berbagai stasion radio di
indonesia maupun di manca negara -sehingga sungguh terdengar janggal jika dalam
tempo singkat telah muncul versi barunya melalui penyanyi lain-, namun juga karena umbrella betul-
betul terdengar :baru: saat dibawakan oleh mandy moore.

this is one of my favorite songs, i guess, of this moment. im not a big top fourty sort of listener
and i dont tender listen to this type of music, but you just cant deny how melodic this song is,

kata mandy sesaat sebelum melantunkan lagu tersebut. dia masih bersahaja dengan gaun yang
dikenakan, maupun kehematan dalam berekspresi -sesuatu yang menjadi kekuatan utamanya-.

musik mengalun. suara rhodes berpadu dengan suara gitar akustik dalam jentikan terputus mengisi
ruang, menghadirkan sepi. suara mandy terdengar lembut dalam artikulasi yang bersih walau
diungkap melalui vokalisasi yang gelap:

you have my heart
and we'll never be worlds apart
maybe in magazines
but you'll still be my star

baby cause in the dark
you can't see shiny cars
that's when you need me there
with you i'll always share.



























because,
when the sun shine
we'll shine together
told you i'll be here forever
said i'll always be your friend
took an oath i'm a stick it out till the end.

now that it's raining more than ever
know that we'll still have each other
you can stand under my umbrella
you can stand under my umbrella
.

tak cuma memahami, tak cuma menegaskan kembali sumpah-setia, tak cuma merelakan
kehilangan, namun sang perempuan pun menyediakan perteduhan agar sang kekasih kembali
pulih. bukan agar dalam kesegaran sang kekasih berkesanggupan menjangkaunya, tapi, bahkan,
dalam kesiapan sempurna untuk merelakan jika pun sang kekasih memutuskan untuk tetap
pergi. namun, kata sang perempuan, hujan turun lebih lebat daripada biasanya, kamu bisa
berteduh di bawah payungku.

these fancy things
will never come in between
you're part of my entity
here for infinity.

when the war has took it's part
when the world has dealt it's cards
if the hand is hard
together we'll mend your heart.

segala kebesaran dan kekemilauan tak pernah berarti apa-apa bagi sang perempuan, karena
untuknya, justru sang kekasih adalah entitas abadinya.

dan, tak cuma karena 4 baris berikutnya memiliki rima sempurna, tak hanya karena mereka
sungguh simetris dalam irama, tapi makna yang dihadirkannya memang mencengkeram suasana.
sebab, saat perang ambil bagian, dan dunia telah menuliskan suratan nasib, hati sang kekasih
adalah satu-satunya tujuan kepada siapa cinta mereka berdua diabdikan.

you can run into my arms
it's okay don't be alarmed
come into me
(there's no distance in between our love)
so go on and let the rain pour
i'll be all you need and more.

ya, karena hanya jika kamu telah berada di bawah payungku, barulah kita bisa membiarkan hujan
turun sederas-derasnya. lalu, kamu akan tahu bahwa aku adalah segala –bahkan, lebih daripada
apa- yang kamu butuhkan.

payung menjadi simbol
feminine yang sangat kuat dalam syair lagu :umbrella:. simbol yang dipilih
bukan berupa lengan kokoh, rumah megah, atau dada bidang yang memberikan perlindungan.
dan, mandy moore menyadarinya. itu sebabnya dia menjaga agar suaranya tak terdengar liar
ataupun melengking kuat, karena apa yang hendak disampaikannya adalah sebuah payung yang
menghadirkan keteduhan, bukan keamanan.

apa yang kemudian terasa hilang adalah pendarasan :ella, ella, ella: yang melalui suara rihanna
terdengar repetitif bagai wiridan, namun terbisik perih oleh mandy moore. tapi, justru di sanalah
terletak pembedaan yang dengan panggah dikumandangkan di sekujur lagu. dia bercerita tentang
seorang perempuan yang mencoba meneguhkan kembali kepercayaan dan harga diri sang kekasih,
memulihkannya, dan memayunginya.

sehingga, ketika pada bagian akhir mandy berucap:
it's rain, baby, it's rain, come into me, come
into me,
dada saya mendadak sesak oleh cinta yang ingin saya bagi kepada dunia. sebab, suasana
frasa tersebut sungguh bertolak belakang dengan gambaran yang terpampang dalamlukisan yang
tergantung di ruang tamu banyak rumah: seorang lelaki yang berdiri di depan pintu, mengetuk,
dan menunggu agar pintu dibukakan.
ternyata                           asal bunyi                          layar muna                         penulis tamu