saya senang sekali dengan judul kanal ini. kidung adalah sebuah kata yang diserap dari bahasa jawa.
secara umum dia berarti tembang, nyanyian yang bersifat rohani. tidak berarti dia melulu
diperuntukkan bagi nyanyian ibadah, nyanyian pujian, namun lebih luas dari itu syairnya juga
mencakup nyanyian bathin, baik yang dilantunkan kepada tuhan, maupun yang didaraskan kepada
diri sendiri, dan juga sesama.

tetapi, lagu-lagu yang menjadi ilham bagi tulisan-tulisan di :kidung muna: justru saya pilih dari aneka
lagu pop, lagu rakyat, lagu dangdut, lagu keroncong, lagu jazz, dan juga lagu cadas. mengapa? tidak
sukar untuk menemukan spiritualitas di dalam karya-karya beethoven, mozart, brahm, dan sejumlah
penggubah karya adiluhung lainnya. namun, mencari tuhan di dalam lagu :kucing garong:, misalnya,
adalah sebuah tantangan yang mendebarkan.

saya percaya bahwa semua lagu sama kudusnya sehingga dengan demikian berhak untuk disebut
sebagai kidung. pernah dengar sederet cerita di balik pertunjukan sastra lisan di berbagai belahan
dunia? ada penutur lisan yang bertapa, berpuasa, bersemedi berhari-hari lamanya sebelum dia
bertutur di hadapan pemirsa. dia merasa cuma menjadi medium bagi cerita surgawi yang akan
meluncur dari mulutnya ke telinga pendengar. lewat puasa dia matikan seluruh keinginan. dia tak
mau ambisinya merusak pesan-pesan yang hadir. bagaimana kita mau menghakimi dan menetapkan
kisah yang dikumandangkan si penutur tersebut sebagai sesuatu yang tidak lebih baik daripada kisah
yang terdapat dalam opera vivaldi, misalnya?

tapi, tak dapat dipungkiri ada sejumlah penutur yang telah memiliki ambisi tertentu sebelum dia
menulis atau mengarang lagu. metodologi dalam telaah sastra dapat digunakan untuk memeriksa
syairnya, serta musikologi dapat digunakan untuk menelisik bangunan melodinya. keterpengaruhan
seorang penulis atas karya atau penulis tertentupun dapat diselidiki. dalam konteks ini saya bicara
tentang orisinalitas. namun jika sebuah karya telah memiliki otentikasi atas orisinalitasnya, dia tak
dapat lagi dibandingkan dengan karya lainnya. dia adalah udara. dia adalah ruh. dia adalah kita. di
dalamnya bahkan akan ditemukan --sekurang- kurangnya dirasakan-- kehadiran tuhan.

karenanya, apa yang membedakan sebuah karya dengan karya lainnya adalah :kejujuran:. itulah
kriteria yang saya gunakan untuk memilih kidung demi kidung yang dibahas di kanal ini.

kanal kidung muna di-update setiap minggu. maksudnya, pada setiap hari senin anda akan
menemukan sebuah tulisan baru terpampang di sini. bisa jadi saya memang memaksudkannya
sebagai renungan awal pekan bagi kita semua sebelum memulai kerja.

selamat menikmati, dan selamat mengabdi.

jakarta, agustus 2008
ternyata                           asal bunyi                          layar muna                         penulis tamu